Tampilkan postingan dengan label Artikel Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Juli 2017

Gejala Multiple Myeloma

Multiple myeloma atau myeloma adalah jenis kanker yang menyerang sel plasma pada tulang sumsum penderita, yaitu ketika pertumbuhan jumlah sel myeloma lebih banyak dari jumlah sel darah sehat. Sehingga, alih-alih memproduksi protein penghasil antibodi pencegah infeksi penyakit, sel kanker ini justru memproduksi protein abnormal yang akhirnya merugikan.

Sel kanker ini dapat menyerang dan menyebabkan gangguan pada bagian tubuh lain, seperti ginjal dan tulang.

Gejala multiple myeloma
Gejala yang dialami termasuk gejala-gejala umum dan bervariasi, yaitu:

>> Kehuilangan selera makan
>> Kontipasi
>> Merasa mual
>> Kelelahan
>> Sering merasa haus
>> Mudah terserang infeksi
>> Kebingungan atau penurunan mental
>> Mengalamimati rasa pada kaki
>> Penurunan berat badan
>> Sakit tulang, terutama di dada atau tulang belakang

 Temui dokter jika anda mengalami gejala-gejala di atas untuk memperolah diagnosis yang tepat.

Faktor risiko multiple myeloma
Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang berisiko terkena multiple myeloma, di antaranya :

>> Kasus multiple myeloma lebih banyak ditemukan pada laki-laki daripada perempuan.
>> Pengidap MGUS patut mewaspadai kemungkinan kondisinya berkembang menjadi multiple myeloma.
>> Multiple myeloma lebih berisiko terjadi pada etnis berkulit gelap dibandingkan yang berkulit putih atau etnis asia.
>> Seseorang lebih berisiko terkena multiple myeloma jika ada anggota keluarganya yang mengidap penyakit ini.
>> Sebagian besar penderita multiple myeloma didiagnosis saat mereka berada di pertengahan usia 60 tahun. Risiko seseorang mengidap penyakit ini meningkat seiring bertambahnya usia.

Stadium Multiple Myeloma
Ada tiga stadium penyebaran sel kanker pada multiple myeloma. Masing-masing memiliki risiko perkembangan penyakit yang berbeda. Dokter akan menggunakan hasil diagnosis untuk melihat seberapa agresif penyebaran sel kanker pada tubuh serta mengetahui pada stadium berapa pasien berada.

> Stadium I.
  Sel kanker telah menyebar ke tubuh dalam jumlah yang kecil. Kemungkinan munculnya gejala penyakit bersifat kecil atau tidak ada.
> Stadium II.
 Sel kanker menyebar ke tubuh dalam jumlah yang moderat.
> Stadium III.
 Sejumlah besar sel kanker telah menyebar ke tubuh. Pada tahapan ini, pasien kemungkinan mengalami anemia dan tiga atau lebih kanker tulang.

Setelah menetapkan stadium penyebaran, dokter akan merekomendasikan jenis perawatan, berikut prognosis pada pasien.

Rabu, 14 Juni 2017

Makanan Penambah Darah Terbaik Penderita Anemia

Berbicara mengenai Anemia,kondisi ini merupakan yang sering  di alami oleh masyarakat terutama di kalangan pelajar. Anemia itu sendiri merupakan suatu kondisi seseorang yang mengalami kekurangan sel darah merah atau kandungan hemoglobin di dalam darah. Hemoglobin sendiri merupakan suatu senyawa protein pembawa oksigen di dalam sel darah merah yang diproduksi di sumsum tulang.


Anemia ini juga disebabkan oleh tubuh yang kekurangan mineral, zat besi, asam folat serta beberapa vitamin A, B12 dan C. Gejala yang sering dialami oleh orang yang menderita anemia akan mengalami sesak nafas, kepala terasa ringan, wajah terlihat pucat serta turunnya sistem kekebalan tubuh.

Penderita anemia sangat memerlukan nutrisi yang baik dan berbeda dari orang yang memiliki darah normal. Mereka penderita anemia harus mengkonsumsi makanan yang bisa meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah mereka. Salah satu solusi sehat yang bisa anda lakukan tentunya dengan mengkonsumsi makanan yang tepat serta bisa membantu bertambahnya hemoglobin. Maka dari itu kami akan memberikan saran kepada anda penderita anemia agar bisa mengonsumsi makanan berikut:

  • Makanan yang mengandung vitamin C
Vitamin C adalah salah satu jenis vitamin yang larut dalam air dan berfungsi untuk menangkal berbagai penyakit. Makanan yang mengandung vitamin C seperti, kubis, paprika hijau, kale, brokoli, bok coy, kembang kol, labu, lobak, kentang, rumput laut, talas, jambu biji, jeruk, kiwi, sukun, mangga, tomat, anggur, pisang, pir, markisa, nanas. 
 
  • Makanan yang mengandung Vitamin A

Vitamin A adalah kelompok senyawa yang termasuk sebagai anti oksidan bagi tubuh manusia. Makanan yang mengandung vitamin A seperti, hati sapi, hati ayam, ikan salmon, ikan tuna, ikan makarel, mentega, susu, telur, keju, yoghurt, ubi jalar, labu, wotel serta bayam.



  • Makanan yang mengandung Mineral

Mineral adalah senyawa kimia homogen, non organik yang memiliki bentuk seperti kristal dan terbentuk secara alami. Mineral berfungsi sebagai pembentukan darah dan tulang, merawat sel saraf dan mendukung sistem endokrin. Contohnya, kacang mente, susu, bayam, jeruk, kedelai, tempe, pir, pisang, tahu, beras, daging unggas, kismis, jambu, kiwi, delima, manggis, semangka, ikan, jamur, kubis, daging sapi, aprikot, ubi dan alpukat.
  • Makanan yang mengandung zat besi
Zat besi merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Sebagai fungsi untuk pembentuk hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah yang mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh sel tubuh. Makanan yang mengandung zat besi seperti, daging merah, kuning telur, ikan, sayuran berdaun gelap atau hijau, kacang polong, kacang kedelai, kismis, plum, tiram, kerang, hati dan ampela ayam.

  • Makanan yang mengandung asam folat
Asam folat merupakan vitamin yang mudah larut oleh air. Sumber asam folat bisa kita temukan pada berbagai jenis buah, sayur, serta makanan lainnnya. Seperti, alpukat, jeruk, pepaya, strawberry, rasberry, bayam, asparagus, kentang, jagung, biji bunga matahari, sereal, dan hati sapi.

  • Makanan yang mengandung Vitamin B12
 
Vitamin B12 atau kobalamin adalah sebuah vitamin larut air yang berperan dalam berfungsi normalnya otak dan sistem saraf serta pembentukan darah. Makanan yang mengandung Vitamin B12 seperti, ikan haring, ikan tuna, kepiting, kerang, ikan salmon, daging sapi dan kambing, keju, telur dan daging ayam.

Demikianlah artikel yang dapat kami sampaikan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan bisa dijadikan referensi dalam upaya Penambahan darah anda. Terima kasih. Semoga lekas sembuh.








Jenis-jenis Makanan Penurun Kolesterol Tinggi

Jenis-jenis Makanan Penurun Kolesterol Tinggi - Selamat datang di halaman blog kami. Sebelum kami membahas lebih lanjut, alangkah baiknya kita mengenal sedikit terlebih dahulu mengenai Kolesterol.


Kolesterol merupakan lemak yang sebagian besar diproduksi di hati dan sebagian lainnya didapatkan dari makanan yang manusia konsumsi. Penyakit Kolesterol merupakan penyakit yang bisa mengakibatkan adanya penyakit serius seperti jantung dan stroke. Kolesterol ini diakibatkan oleh pola makan seseorang dengan kandungan kolesterol tinggi atau jarangnya akan melakukan aktivitas fisik.

Kolesterol sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh untuk membangun sel baru agar tubuh tetap berfungsi sebagaimana mestinya. Kolesterol ini memiliki bahan dasar minyak sedangkan darah berasal dari air. Maka dari itu mereka berdua tidak dapat bercampur secara langsung namun ada perantara yaitu lipoprotein yang dapat menyebabkan kolesterrol dapat dialirkan keseluruh tubuh.

Lalu bagaimana cara untuk menurunkan kolesterol namun dengan cara alami?

Caranya gampang sekali, kalian hanya perlu mengkonsumsi makanan serta sayuran yang berguna untuk menurunkan kolesterol. Yaitu:
  • Gandum.

Gandum ini merupakan makanan sereal yang tepat untuk menurunkan kolesterol, trigliserida darah, serta mengatur kadar gula darah. Anda bisa menemukan gandum pada makanan seperti roti gandum.






  • Bayam.
Sayuran hijau ini memiliki zat lutein yang baik untuk kesehatan jantung dan melindungi jantung dari lemak yang ada di pembuluh darah dan dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.






  • Beras merah.
Meskipun harga beras merah terbilang mahal, namun apa salahnya jika kita lakukan untuk menurunkan kadar lemak darah. Mengingat kandungannya yaitu vitamin B, selenium, magnesium, dan fitonutrien.




  • Buncis.
Sayuran satu ini bisa anda rebus atau dijadikan jus. Karena buncis ini merupakan sayuran rendah lemak dan mampu menurunkan kolesterol jahat.





  • Kedelai.
Kedelai bisa anda temukan dalam olahan tempe, tahu, tepung, nugget dan lainnya untuk membantu menurunkan kolesterol yang ampuh. Karena mengandung isoflavin yang berfungsi menekan kolesterol jahat.


 
  • Ikan dengan kandungan omega 3.
Ikan tersebut adalah ikan kembung, sarden, tuna, trout, salmon dan makarel yang mampu akan menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.





  • Tomat.
Tomat ternyata mengandung likopen yang dapat menurunkan kolesterol sebanyak 10-17% sehingga baik untuk kesehatan jantung dan kolesterol anda.





  • Sayuran berdaun hijau.
Sayuran yang berdaun hijau ini mampu memberikan perlindungan yang lebih maksimal terhadap naiknya kadar kolesterol dalam tubuh. Sayuran tersebut seperti bit, kubis, dan brokoli.






Jenis buah-buahan lain penurun kolesterol tinggi
  • Jeruk Nipis.
  • Jambu biji.
  • Delima.
  • Blueberry.
  • Alpukat.
  • Anggur.
  • Buah zaitun.
  • Jeruk lemon.
Sekian artikel yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. Dan terima kasih atas kunjungan anda. Sampai jumpa.